The Way You Look At Me


Danau ini mempertemukan aku dengan dia. Lelaki itu menatapku lagi. Seperti ada sesuatu yang tersirat dalam benaknya. Namun entah apa, aku pun tak tahu. Tatapannya hangat padaku. Senyumnya membuatku terbang melayang. Mengenalnya pun aku tak pernah. Seperti itu, setiap hari.

Aku sangat menyukai danau. Suasana damai ku rasakan. Indahnya pemandangan di danau membuatku tak sanggup beranjak pergi.
“Bella, udah sore. Ayo kita pulang!”
Sindy mengajakku pulang saat aku sedang asyik bermain air di pinggir danau.
“Kamu duluan aja. Nanti aku susul.”

Senja kala itu membuatku rindu akan dirinya. Dirinya dengan tatapan hangat dan senyum yang indah. Ia mampu menghibur hatiku tanpa sepatah kata pun. Tatapan matanya seperti menutup hatiku yang kosong, yang entah kapan akan terisi penuh oleh cinta.

Ketika malam tiba, kutuliskan isi hatiku di secarik kertas. Aku menulis tentang dia. Lelaki yang entah siapa dia. Namun yang aku tahu, dia berbeda di mataku. Dan dia… istimewa di hati ku.

“Aku ingin mengenalmu. Aku ingin selalu ada di dekatmu. Apakah Tuhan akan mempersatukan kita? Aku mencintai tatapanmu. Ingin ku teteskan air mata, namun aku terlalu bahagia ketika bertemu denganmu. Ijinkan aku untuk selalu menatap mata indah itu.”

Seperti itu aku menulis, dan aku masukkan ke dalam botol. Lalu aku lempar jauh ke tengah danau. Ku tahu Tuhan akan mengabulkan permintaanku.


✪✪✪

Aku melamun tersenyum menatap ke seberang danau.
“Hm, ada yang lagi seneng nih” Sindy datang menggodaku.
“Sindy, apa kamu percaya. Cinta bisa muncul hanya melalui tatapan.”
“Ah.. kamu ada-ada aja. Nggak percaya!”
Sindy duduk dan mengelak apa yang aku bicarakan.
“Sindy, kamu lihat cowok di seberang sana? Dia yang bikin aku percaya dengan cinta ini. Meskipun aku nggak kenal dia, tapi dia selalu menatap ku dalam-dalam.”
Kataku menunjukkan lelaki itu kepada Sindy.
“Maksud kamu Miko?!" kata Sindy kaget.
“Kamu kenal? Aku bingung deh, kenapa dia selalu lihat aku secara….”
“Bella, Miko itu nggak bisa melihat” Sindy memotong kata-kata ku.
Aku seakan tak percaya dengan apa yang Sindy katakan.

✪✪✪

Mentari baru saja menampakkan sinar cerahnya. Aku bertemu lagi dengan Miko. Di danau terindah itu. Aku mencoba memberanikan diri untuk bicara dengannya.

Aku menghampiri Miko yang sedang ayik memainkan air dengan kakinya. Suasana saat itu sunyi. Ku nyanyikan lagu untuk Miko, dan aku duduk di sebelahnya.
“I never knew just what a smile was worth. But your eyes say everything without a single word. Cause there’s something in the way look at me. It’s as if my heart knows, you’re the missing peace”
Lagu dengan judul the way you look at me dari Christian Bautista. Mungkin lagu itu yang pantas melukiskan perasaanku sekarang.
Miko tersenyum.

“Miko, boleh aku temenin kamu?” kataku memulai percakapan.
“Siapa kamu?” tanya Miko dengan raut wajah marah.
“Aku Bella.”
“Pergi kamu!” Miko berdiri dan mengusirku.
“Miko aku tahu kamu nggak bisa melihat. Tapi aku tahu sesuatu tentang tatapanmu. Tatapan kamu berbeda ke aku. Meskipun kita nggak saling kenal, tapi aku tahu hati kita saling bicara.”
Semuanya berlalu saat Miko memutuskan untuk pergi.

✪✪✪

Tiga hari berlalu. Selama itu pula aku dan Miko saling mengenal. Tuhan seperti memberiku keajaiban yang membuat Miko jujur padaku. Saat aku melihat mata Miko dengan mendalam, memang benar ada sesuatu tentang aku.
Miko mulai terbuka kepadaku. Aku dan Miko menikmati indahnya senja di danau itu lagi.
“Bella, hatiku selalu mengatakan bahwa kamu adalah perempuan yang selama ini aku cari. Aku tahu mataku buta. Tapi hatiku nggak akan pernah buta, ketika kamu ada. Kamu benar, kamu berbeda di mataku.” kata Miko sambil tersenyum padaku.

Kata-kata Miko begitu menyentuh benakku. Kata-kata itu memaksaku untuk meneteskan air mata. Saat itu aku terbungkam. Aku diam. Karena aku terlalu bahagia berada di samping Miko.
“Miko. Aku mau mendampingi kamu. Aku mau melewati semuanya bersama kamu.”
Kusampaikan harapan terindah ku pada Miko. Kali ini Miko meneteskan air mata. Sejak saat itu, aku dan Miko berjanji untuk selalu melangkah berdua.

✪✪✪

Dia seperti sesuatu yang hilang dari hidupku
Namun kembali melengkapi ruang hatiku
Bagiku, tatapannya adalah tanda cinta
Sesuatu tersirat indah darinya
Tanpa sepatah kata apapun
Aku mampu merasakan hangat cintanya
Karena cintanya adalah sebuah ketulusan

✪✪✪
No one ever saw me like you do
All the things that I could add up to
I never knew just what a smile was worth
But your eyes say everything without a single word

Cause there’s something in the way you look at me
It’s as if my heart knows you’re the missing piece
You make me believe that there’s nothing
In this world I can’t be
I never know what you see
But there’s something in the way you look at me
(Song by: Christian Bautista – The way you look at me)

Penulis: Gita

Charles Timothy

Phasellus facilisis convallis metus, ut imperdiet augue auctor nec. Duis at velit id augue lobortis porta. Sed varius, enim accumsan aliquam tincidunt, tortor urna vulputate quam, eget finibus urna est in augue.