Tertulis Di Hatiku

Tetulis di hatiku tujuh huruf yang mengajarkanku bagaimana caranya mencinta. Bahwa cinta tak hanya menerima tetapi juga memberi. Dan cinta bukan hanya menyayangi tapi juga saling memahami. Saling peduli, saling mengerti, dan saling berbagi itulah cinta yang kau ajarkan padaku.

Tertulis di hatiku tiga suku kata yang mengingatkanku akan dirimu. Tiga suku kata yang selalu ada dalam benakku. Tiga suku kata yang selalu terngiang ditelingaku.

Tertulis di hatiku empat konsonan dan tiga vokal yang dirangkai menjadi sebuah nama yang takkan pernah kulupakan. Nama yang selalu memberikan semangat bagiku. Semangat untuk membuatku terus maju melawan kerasnya dunia.

Tertulis di hatiku namamu dan namanya. Nama yang berbeda tapi punya gabungan huruf yang sama; tujuh huruf, tiga suku kata, empat konsonan, serta tiga vokal. Aku berharap ia bisa menggantikan kepergianmu. Tapi ternyata aku salah ia tidak mungkin bisa, ia hanya sebuah benda.

Aku tahu ia hanya sebuah benda, tapi ia punya sensasi yang berbeda. Ia juga membuatku semakin bersemangat meskipun hanya dalam kepalsuan. Ia menarikku semakin jauh kedalam dunia yang kelam. Ia menjebak dan aku susah terlepas. Bagaimana lagi aku harus melawannya. Mungkin hanya hotel prodeo yang mampu mengingatkan untuk peduli pada jiwaku.

Tahukah kau? Ia yang menggantikanmu; tujuh huruf, tiga suku kata, empat konsonan, dan tiga vokal. Ia yang disebut dengan NAR-KO-BA.

Charles Timothy

Phasellus facilisis convallis metus, ut imperdiet augue auctor nec. Duis at velit id augue lobortis porta. Sed varius, enim accumsan aliquam tincidunt, tortor urna vulputate quam, eget finibus urna est in augue.