Ngefans Merupakan Agama "RELIGI"

What...????????????

Sumpah saya terkejut luar biasa, setelah mendengar pernyataan guru sosiologi saya. Beliau berkata, bahwa mengidolakan artis atau tokoh tertentu atau lebih dikenal dengan ngefans berat itu adalah sebuah agama. Bukan sesingkat itu sih beliau berkata. Lebih jelasnya seperti ini, kita mengidolakan seorang artis, atlet atau siapaun itu lalu kita memuja berlebihan. Apapun yang sang Idola lakukan kita juga melakukanya, apapun yang Sang Idola suka kita juga suka, apa yang Sang Idola katakan, entah itu benar atau tidak kita ikuti. Bahkan kita memajang foto Sang Idola di kamar lalu sebelum tidur kita mencium foto Sang Idola. Didalam ilmu sosiologi itu  semua dikatakan sebagai agama atau religi. Agamakan berarti kita mempercayai dan yakin terhadap penguasa semesta dan kita juga wajib menjalankan tugas apa yang sudah menjadi aturan dalam agama. Berarti para fans memiliki agama baru, yaitu mempercayai sang idola. Tidakkk...!!!.

Pasti kita semua memiliki alasan, mengapa kita mengidolakan dan sosiologipun memeiliki alasan mengapa bisa berpendapat begitu. Tak sedikit orang yang berada dalam keadaan seperti ini, khususnya para remaja. Remaja mencari jati dirinya, salah satunnya dengan mengidolakan sosok yang mereka anggap sempurna. Kebanyakan remaja mengidolakan artis, segala style sang idola mereka ikuti. Mereka  juga rela menghabiskan sebagian uangnya untuk membeli segalanya yang menyangkut sang idola.

Kembali lagi pada pendapat sosiolgi, menurut saya sah sah saja ilmu sosiologi beranggapan seperti itu karena kita mengikuti apa yang sang idola lakukan dan mempercayai apa yang sang idola katakan. Bahkan kita membela sang idola walau sang idola sebenarnya salah. Bukanya dalam semua agama kita dituntut untuk mempercayai yang segala berkaitan dengan tuhan (bukan menyalahkan fans berat). Wah, aku juga termasuk orang yang mempunyai sosok idola yang sangat aku puji, duh! jadi takut kalau kalau membuat tuhan cemburu. Tapi aku memiliki alasan, mengapa aku mengidolakanya, yaitu jiwanya yang sosial dan semangatnya yang tinggi dalam pendidikan  dengan itu bisa ku jadikan inspirasi, jadi intinya aku tidak terlalu setuju dengan kata ilmu sosiolgi.

Kalau kalian bagaimana, setujukah atau tidak setuju dengan pendapat ilmu sosiolgi?

Maria Umma

Phasellus facilisis convallis metus, ut imperdiet augue auctor nec. Duis at velit id augue lobortis porta. Sed varius, enim accumsan aliquam tincidunt, tortor urna vulputate quam, eget finibus urna est in augue.