Middlesex

Seorang bayi perempuan bernama Calliope lahir di Detroit pada 1960. Setelah empat belas tahun menjalani kehidupan sebagai anak perempuan normal, dia berubah menjadi Cal, seorang remaja laki-laki. Bertahun-tahun kemudian, sebagai seorang pria dewasa. Cal Stephanides menuliskan kisah metamorfosisnya untuk dunia.

Untuk menguraikan pebedaan dirinya dari manusia lain, Cal mengajak kita kembali ke masa silam, ke sebuah desa kecil di Asia Minor, menjadi saksi sebuah pembantaian rasial, berhadapan dengan tonggak industialisasi Amerika, melewati berbagai perubahan zaman yang mencengangkan bersama tiga generasi sebuah keluarga Yunani-Amerika.

Melalui Middlesex, sebuah prosa yang indah, tajam, sekaligus jenaka. Jeffrey Eugenides mengukuhkan diri menjadi salah seorang penulis terbesar pada masa ini.

"Kisah yang luas, kaya, dan bersinar ...."
—The New York Times Book Review

"Sebuah novel besar, jenaka, dan memikat ... indah dan menakjubkan"
—The Boston Globe

"Sebuah epik .... Novel meriah ini memiliki imajinasi kaya yang disampaikan dengan lembut."
—People

"Tidak tertandingi, mencengangkan."
—San Fransisco Chronicle Book Review

Charles Timothy

Phasellus facilisis convallis metus, ut imperdiet augue auctor nec. Duis at velit id augue lobortis porta. Sed varius, enim accumsan aliquam tincidunt, tortor urna vulputate quam, eget finibus urna est in augue.